
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menegaskan pengawasan di kawasan Ampel diperketat merespons banyaknya keluhan dari para peziarah. (foto: dok)
Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini mengatakan penertiban terhadap anjal dan pengamen di kawasan Ampel juga telah berulang kali dilakukan. Namun, mereka kerap kembali setelah petugas meninggalkan lokasi.
“Saya minta maaf kepada para peziarah. Tapi ini, sudah berulang kali ditertibkan oleh teman-teman, dijaga oleh teman-teman, tetapi tetap saja seperti kucing-kucingan dan kembali lagi,” imbuhnya.
Karena itu, Cak Eri meminta pengawasan di kawasan Ampel diperketat. Ia memastikan akan berkoordinasi dengan Satpol PP agar intensitas patroli ditambah. “Insyaallah saya akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Nanti pengawasan akan diperketat lagi di kawasan Ampel,” ujarnya.
Tak hanya melakukan penertiban di lapangan, Pemkot Surabaya juga memberikan sanksi sosial kepada sejumlah anjal dan pengamen yang ditertibkan Satpol PP.
Mereka ditempatkan di UPTD Liponsos Keputih Surabaya selama tiga hari untuk menjalani sanksi sosial. Bentuk sanksinya antara lain membersihkan area Liponsos Keputih hingga membantu memberi makan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).















