Produksi Beras Indonesia Capai 34,69 Juta Ton pada 2025, Pemerintah Kejar Swasembada Berkelanjutan

Pemerintah melaporkan stok BULOG sekitar 5,3 juta ton pada awal Juni 2026 dan lebih dari lima juta ton pada April. Sementara itu, Cadangan Beras Pemerintah pada September 2026 disebut sekitar 4,61 juta ton. (foto-foto: dok/IST)
iniSURABAYA.com | JAKARTA – Perum BULOG melaporkan pengadaan gabah dan beras dari dalam negeri mencapai 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Jumlah tersebut setara dengan 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar empat juta ton.
Pengadaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), menyerap hasil panen petani, dan menjaga stabilitas pasokan beras nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penyerapan hasil panen perlu berjalan seiring dengan peningkatan produksi agar manfaatnya dapat dirasakan petani dan masyarakat.
“Pengadaan BULOG yang menembus lebih dari empat juta ton menunjukkan bahwa hasil panen petani terserap. Ini penting untuk menjaga harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pemerintah. Namun, pekerjaan belum selesai. Penyerapan harus terus dikawal agar manfaatnya dirasakan petani dan masyarakat,” ujar Amran.
Pengadaan BULOG Lampaui Target
Capaian pengadaan hingga 8 Oktober 2026 tersebut lebih tinggi dibandingkan pengadaan BULOG pada 2025 yang tercatat 3.191.969 ton setara beras. Angka itu juga melampaui capaian pada 2012 yang disebut sekitar 3,65 juta ton berdasarkan data yang disampaikan pemerintah.
















