
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menunjukkan Samsung Galaxy S26 FE dalam warna Blueberry dan Pistachio, yang memadukan kemampuan kamera flagship dan 47 fitur Galaxy AI untuk menghadirkan pengalaman Galaxy S yang lebih lengkap. (foto-foto: dok Samsung)

Kamera Samsung Galaxy S26 FE hadirkan fleksibilitas zoom dari ultra-wide 0.6x hingga 3x optical zoom, memudahkan pengguna mengabadikan momen dari berbagai jarak dengan hasil tetap tajam.
Kamera dan Galaxy AI Jadi Andalan
Salah satu aspek yang diunggulkan Samsung adalah kemampuan kamera. Menurut data internal perusahaan, kemampuan fotografi menjadi faktor utama bagi 70 persen konsumen yang memilih Galaxy S FE.
Galaxy S26 FE dibekali kamera utama 50 megapiksel, kamera ultra-wide 12 megapiksel, serta kamera telefoto 8 megapiksel dengan 3x optical zoom dan Space Zoom hingga 30x. Perangkat ini juga mendukung perekaman video 8K dan Nightography Video untuk kondisi minim cahaya.
Ada pula fitur My FanCam yang memungkinkan pengguna memilih subjek setelah video direkam. Sistem kemudian mengikuti subjek dan menjaganya tetap berada di tengah bingkai. Video dapat disiapkan dalam format vertikal maupun horizontal tanpa harus melakukan pemotongan gambar secara manual.
Sementara itu, fitur Super Steady Video with Horizontal Lock dirancang untuk menjaga garis horizon tetap lurus meskipun ponsel diputar hingga 360 derajat.
Di sisi kecerdasan buatan, Samsung menyertakan 47 fitur Galaxy AI, terdiri dari 26 fitur yang berjalan langsung di perangkat (on-device), 17 berbasis cloud, dan empat fitur hybrid.
Data internal Samsung selama September 2026 menunjukkan Photo Assist menjadi fitur Galaxy AI yang paling banyak digunakan, dengan kontribusi 37 persen dari total penggunaan AI. Berikutnya, Now Brief menyumbang 22 persen dan Audio Eraser sebesar 12 persen.
















