
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menunjukkan Samsung Galaxy S26 FE dalam warna Blueberry dan Pistachio, yang memadukan kemampuan kamera flagship dan 47 fitur Galaxy AI untuk menghadirkan pengalaman Galaxy S yang lebih lengkap. (foto-foto: dok Samsung)

Ditenagai Exynos 2500 dan baterai 4.900 mAh, Samsung Galaxy S26 FE siap menemani aktivitas gaming, multitasking, hingga hiburan sepanjang hari.
Photo Assist membantu pengolahan foto, Now Brief menyajikan informasi yang relevan untuk aktivitas pengguna, sedangkan Audio Eraser membantu mengurangi suara yang mengganggu dalam rekaman.
Selain itu, tersedia Now Nudge untuk memberikan saran kontekstual dalam aktivitas yang didukung, Circle to Search with Google untuk mencari informasi dari objek di layar, serta Gemini Live untuk berinteraksi dengan AI melalui kamera atau tampilan layar secara real-time.
Performa dan Dukungan Software Jangka Panjang
Samsung Galaxy S26 FE menggunakan chipset Exynos 2500 berbasis fabrikasi 3 nanometer. Dibandingkan Galaxy S25 FE, perusahaan mengklaim peningkatan performa CPU hingga 11 persen, GPU 24 persen, dan NPU 51 persen.
Peningkatan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas multitasking, gaming, serta pemrosesan berbasis AI. Sistem pendinginnya juga diklaim memiliki ukuran hingga 7 persen lebih besar, sementara chipset disebut 15 persen lebih hemat daya dibandingkan generasi sebelumnya.
Perangkat ini memiliki baterai berkapasitas 4.900 mAh dengan kemampuan pemutaran video hingga 29 jam. Pengisian daya 45W diklaim dapat mengisi baterai hingga 69 persen dalam sekitar 30 menit, disertai dukungan pengisian nirkabel 15W.
Untuk penggunaan jangka panjang, Galaxy S26 FE hadir dengan Android 17 dan One UI 9. Samsung menjanjikan hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi serta tujuh tahun pembaruan keamanan sejak peluncuran global.
















