
Lima rumah pompa dibangun di kawasan Jalan Nginden Intan Timur, Panjang Jiwo, Dharmahusada, Tambak Segaran, dan Tanjungsari. (foto: dok/IST)
Selain itu, pembangunan hingga pelebaran saluran juga diperlukan agar mampu menampung dan mengalirkan air secara optimal. “Karena itu, kita harus membangun, memperbaiki, dan memperlebar saluran agar tidak terjadi banjir,” urainya.
Cak Eri berharap pembangunan lima rumah pompa tersebut dapat selesai sesuai jadwal dan berfungsi optimal dalam mengurangi genangan di sejumlah kawasan. Ia pun meminta doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan di beberapa lokasi tersebut benar-benar bisa mengatasi genangan.
“Insyaallah seluruh pekerjaan lima rumah pompa ini bisa beroperasi pada 1 Desember 2026,” katanya.
Selain itu, Eri Cahyadi juga menyampaikan terima kasih atas pengertian masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Utamanya terhadap pekerjaan yang berdampak pada akses jalan dan aktivitas sehari-hari warga.
“Ketika saya memperbaiki jalan, buat box culvert biar tidak banjir, saya terima kasih pengertiannya. Mudah-mudahan dengan doa panjenengan (anda) semua, Surabaya tidak lagi banjir,” pungkasnya. */ana/ap
















