Siloam Hospital Group Hadirkan Rumah Sakit ke-40 di Surabaya, Seperti Ini Fasilitasnya

0
1494
Fasilitas di Rumah Sakit Siloam Cito.

iniSURABAYA.com — Warga Kota Surabaya bakal makin mudah mendapatkan fasilitas kesehatan dengan hadirnya Rumah Sakit Siloam Cito.

Rumah sakit komprehensif bertaraf internasional dengan layanan kesehatan, peralatan dan tenaga medis terbaik ini merupakan rumah sakit ke-40 di bawah naungan Siloam Hospital Group (SHG).

Fasilitas kesehatan tersebut  berada dalam kawasan mixed use City of Tomorrow (Cito), namun dengan akses, fasilitas dan infrastruktur yang terpisah dan independen.

Hal ini termasuk fisik dan sistem kelistrikan, genset, HVAC, sistem gas medis, sistem STP/IPAL. RS ini juga dilengkapi sistem negative pressure khusus untuk penanganan pasien Covid-19 dan memiliki pintu akses tersendiri serta elevator tersendiri/terpisah. 

Terkait limbah pembuangan medis, limbah cair dan TPS B3, RS Siloam Cito sudah memiliki sistem terpisah dan mengimplementasikan standar tinggi untuk operasional RS.

Fasilitas RS Siloam Cito sudah disiapkan sejak 2014 dan seluruh fasilitas sudah siap digunakan, tinggal menunggu ijin operasional RS. Keberadaan rumah sakit ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan dan kemajuan ekosistim kesehatan di Indonesia. 

“Rencana awal pembukaan dan pengoperasian RS ini dijadwalkan mundur di 2021/2022 terkait perencanaan dan persiapan kecukupan tenaga kerja terutama tenaga medis,” ujar Danang Kemayan Jati, Head of Public Relations Siloam, Sabtu (30/1/2021).

Sejalan dengan himbauan dan SK Menteri Kesehatan, Siloam akan mengalokasikan sebagian tempat tidurnya untuk penanganan pasien Covid sama seperti kewajiban dan tanggung jawab RS lainnya.

“RS ini secara fisik semua siap untuk dibuka, dan siap operasional dengan 185 tempat tidur (TT) dengan jumlah ICU 15 TT. Jika diijinkan kami akan buka dalam waktu 10 hari dengan 105 TT di fase pertama,” tegas Danang.

Meskipun baru, RS ini didukung sepenuhnya secara total dan intensitas oleh Siloam Hospital Group yang terbukti selama lebih dari 25 tahun dengan mengoperasikan 39 RS secara nasional.

Total tenaga medis dan tenaga pendukung lainnya di jaringan SHG mencapai lebih dari 15 ribu orang.

“Dari hari pertama operasionalnya, RS ini terjamin standar kualitas dan pelayanan medisnya. Juga SDM yang terjamin, tidak perlu diragukan lagi,”paparnya.

Secara fisik dan peralatan medis juga tidak perlu diragukan karena semua sudah terencana dan dipersiapkan dengan baik. “Ini bukan pertama kali RS berada di dalam mixed use. Karena di luar negeri, khususnya di kota-kota padat penduduk, hal itu lazim,”ungkapnya.

Di Indonesia, Siloam sudah membangunnya di Bogor, Bekasi, Jember, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Jakarta. dit

Comments are closed.