Bermula dari Bincang Santai, 3 Sahabat Ini Bangkit dari Keterpurukan Akibat Pandemi Lewat Produk Rock’s

0
1077
Rani Budi Yuwono diapit dua sahabatnya Firna dan Dhawan sepakat mendirikan usaha bernama FRenD Kuliner.

iniSURABAYA.com – Tekanan pandemi tak membuat tiga orang sahabat terpuruk dalam ketidakberdayaan. Dan hanya berbekal uang Rp 3 juta, Firna, Rani Budi Yuwono, dan Dhawan mendirikan usaha yang mereka beri nama FRenD Kuliner.  

Menurut Rani, FRenD yang diambil dari inisial nama masing-masing ini berdiri tepat di Hari Pahlawan, 10 November 2021. “Sama sekali tidak disengaja. Bermula dari perbincangan santai dengan saling sharing, kemudian terbentuklah nama FRenD,” tandas Rani.

Di tahap awal, mereka meluncurkan produk cemilan yang diberi label Rock’s. “Rock’s ini ada dua jenis, Jamur Crispy dan Macarony Crispy,” ungkap Rani kepada iniSurabaya.com.

Untuk varian rasanya, lanjut Rani, Jamur Crispy ada Bbq, Ayam Panggang, Sapi Panggang, dan Spicy. Sedang Macarony Crispy jenisnya ada Premium Cheese, Spicy Lime, Garlic, dan Hot Spicy.

Rani yang mantan hotelier ini menambahkan, untuk jamur dengan kemasan 70 gram dibanderol harga Rp 16.000. Sementara cemilan macaroni dengan kemasan 100 gram harganya Rp 15.000.

Saat pertama produksi, dua jenis cemilan kekinian tersebut dipasarkan secara daring. “Kami bersyukur promosi melalui online ini mendapat sambutan bagus. Saat ini sebarannya sudah ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur,” paparnya.

Selain itu, Jamur Crispy dan Macarony Crispy ini juga disuka masyarakat di Kendari, Balikpapan, Batam, Menado. “Produk kami juga ada di store resmi Lapis Tugu Surabaya dan semua mitra resmi Lapis Tugu Surabaya, sehingga mudah dicari untuk oleh-oleh bagi mereka yang kebetulan berada di Surabaya,” imbuh Rani.

Tak ingin berkibar sendiri, FRenD Kuliner yang sudah banyak dikenal para penimat cemilan Tanah Air ini lalu menggandeng para pelaku UMKM untuk sama-sama memasarkan produknya di bawah bendera FRenD Kuliner.   

“Kami ingin membantu memasarkan produk-produk UMKM. Selama ini mereka hanya bisa produksi, namun tidak paham marketingnya. Jadi kami membantu mereka agar usahanya berkembang,” cetus Firna menambahkan.

Saat ini FRenD Kuliner sudah menggandeng Pia Enfina dan Sambal Ning Ninik. “Nantinya kami akan bersinergi dengan lebih banyak UMKM,” urainya.

Firna menekankan, FrenD Kuliner diharapkan bisa memberikan peluang kerja bagi yang ingin berkarya dan membantu financial UMKM di saat pandemi ini. “Serta membantu para petani jamur yang masih kesulitan untuk menjual hasil panen mereka,” tegasnya.

Tiga pengusaha muda ini berharap pula FRenD Kuliner ini bisa membuat para petani dan UMKM bertumbuh dan berkembang bersama untuk bisa mengangkat lokal brand sampai ke tahap international. ap

Comments are closed.