

iniSURABAYA.com | PENANG – Yang ditunggu-tunggu para pekerja di bidang perhotelan akhirnya secara resmi diumumkan pemerintah Malaysia. Setelah dua tahun perbatasan Malaysia ditutup untuk negara lain, saat ini telah dibuka kembali, menjadi angin segar untuk pelaku industri pariwisata.
Hotel yang memegang peranan penting akomodasi dalam industri pariwisata berharap akan melihat kenaikan pengunjung secara gradual dalam waktu dekat.
Malaysia menggunakan periode persiapan selama tiga minggu dari minggu kedua bulan Maret untuk memastikan semuanya siap menyambut pengunjung internasional ke negara bagiannya.
Untuk menyambut para wisatawan asing kembali ke Malaysia, khususnya di Penang, Hotel Neo+ Penang menawarkan promosi eksklusif dengan memberikan diskon sebesar 20 persen untuk semua kamar sejak bulan April ini hingga 20 Desember 2022.
“Pada tahun 2019, okupansi rata-rata hotel kami adalah 78 persen yang mencakup tamu domestik dan internasional,” ungkap Gulab Mahatam Rai, General Manager Hotel Neo+ Penang.
Gulab Mahatam Rai menekankan, untuk menstimulasi kedatangan wisatawan internasional, hotel yang bernaung di bawah bendera Archipelago ini telah mengambil beberapa langkah untuk memperkenalkan promosi eksklusif.

Dalam platform lokal, Hotel Neo+ Penang juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Malaysia, FireFly, Johor Bahru-Penang menawarkan paket komplit yang juga meliputi akomodasi dan akses masuk gratis ke atraksi wisata sekitar.
“Kami mulai melihat harapan terhadap kenaikan okupansi dan revenue hotel dengan pengumuman pembukaan perbatasan internasional,” katanya.
Sejak 1 April, wisatawan internasional yang telah vaksinasi Covid-19 dapat mengunjungi Malaysia, meskipun tetap diwajibkan melakukan tes sebelum keberangkatan (RT-PCR) dan tes setelah memasuki Malaysia (RTK-Antigen di bawah pengawasan profesional) dalam kurun waktu 24 jam setelah kedatangan.
“Kami melihat implementasi lajur perjalanan tervaksinasi (Vaccinated Travel Lanes -VTL) membawa wisatawan dan tamu perjalanan bisnis ke hotel kami. Hal ini juga memberikan kepercayaan diri untuk bergerak lebih cepat seiring dengan pembukaan perbatasan untuk seluruh wisatawan internasional, sehingga membuat industri pariwisata bangkit kembali,” kata John Flood, President & CEO Archipelago.
Dengan bentang alam, budaya, dan aktivitasnya yang beragam, mungkin tak mudah untuk menentukan dari mana harus memulai untuk berkelana di Malaysia.
Dari berjalan-jalan di sekitar bangunan bersejarah yang terdaftar di Unesco hingga menjelajahi hutan berusia 130 juta tahun. Wisatawan selalu memiliki banyak hal untuk dilihat dan dilakukan di sana.
Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Penang, sebuah pulau kecil, tetapi memiliki banyak pengalaman perjalanan yang luar biasa. wid















