Targetkan Pendapatan Rp300 Miliar pada 2027, Zoomlion Surabaya Jadi Hub Distribusi Alat Berat

Dalam peresmian cabang yang mengusung slogan Vision Creates Future tersebut, Zoomlion menampilkan berbagai produk untuk sektor konstruksi, pertambangan, pergudangan, pertanian, dan infrastruktur.
iniSURABAYA.com – Zoomlion Heavy Equipment Indonesia menargetkan pendapatan Rp300 miliar pada 2027, setelah memproyeksikan omzet sebesar Rp240 miliar hingga akhir 2026. Untuk mengejar pertumbuhan tersebut, perusahaan alat berat asal Tiongkok ini memperkuat operasional di Surabaya dengan meresmikan fasilitas cabang baru seluas lebih dari 7.000 meter persegi.
Kehadiran fasilitas di Surabaya tidak sekadar memperluas jaringan pemasaran. Perusahaan juga mengubah jalur distribusi impor dengan menjadikan Surabaya sebagai subdepo yang menerima pengiriman peralatan langsung dari Tiongkok sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia bagian timur.
Freddy Drajad Haryoko, Regional Manager Zoomlion Cabang Surabaya, mengatakan perubahan jalur distribusi tersebut diharapkan dapat menekan biaya logistik sekaligus mempercepat pengiriman unit kepada pelanggan.
“Kalau dulu dari Tiongkok masuk Jakarta, baru ke Surabaya lalu ke area timur, biaya distribusinya tinggi. Sekarang dengan adanya cabang Surabaya sebagai subdepo, proses impor langsung masuk ke Surabaya dan langsung menyebar meng-cover area timur termasuk Papua, Sulawesi, hingga Kalimantan, sehingga biaya distribusi lebih kecil dan pengiriman jauh lebih cepat,” ungkap Freddy usai peresmian Zoomlion Heavy Equipment Indonesia Cabang Surabaya, Kamis (5/11/2026).
Dari sisi kinerja, Zoomlion mencatat pendapatan sekitar Rp160 miliar pada 2025. Perusahaan optimistis angka tersebut meningkat menjadi Rp240 miliar pada 2026 dan menargetkan Rp300 miliar pada tahun berikutnya.
















