Griya Tawang Arc by Crown Group Ciptakan Rekor Penjualan Hingga Rp 55 M, Prisca Edwards: Harga Jadi Daya Tarik Pembeli

Arc by Crown Group

iniSURABAYA.com |AUSTRALIA – Perubahan nilai tukar Dolar Australia menciptakan dorongan kuat penjualan dari pembeli luar negeri. Ini terbukti dari catatan yang menunjukkan bahwa Crown Group sukses meraih transaksi penjualan senilai Rp 130 miliar di tiga minggu pertama bulan Februari 2020.

Melalui rilis yang dikirim ke redaksi iniSurabaya.com, pengembang properti terkemuka asal Australia ini memaparkan bahwa pihaknya mengalami bulan penjualan yang sangat kuat selama pertengahan Februari dan awal Maret 2020.

Bacaan Lainnya

“Hasil penjualan Februari yang sangat kuat menunjukkan bahwa pembeli masih di luar sana dan melihat daya tarik dari properti dengan harga yang menarik,” kata Prisca Edwards, Direktur Sales & Marketing dan COO Crown Group.

Pada awal bulan Maret, unit Griya Tawang Arc by Crown Group dengan pemandangan ke seluruh penjuru kota dan Pyrmont Bay terjual senilai Rp 55 miliar. Fakta ini mencetak rekor penjualan baru di menara hunian ikonik yang terletak di Clarence Street.

Menara hunian 25 lantai yang dirancang Koichi Takada Architects dan telah menjadi ikon global sejak dibuka pada akhir 2018 ini berhasil memenangkan beberapa penghargaan arsitektur internasional melalui façade dengan tumpukan batu bata yang terinspirasi oleh bangunan historis dan 59 lengkungan baja berwarna putih seperti katedral.

Pada bulan Februari, Infinity by Crown Group di Zetland yang selesai akhir tahun lalu, berhasil menjual apartemen senilai Rp 100 miliar kepada pembeli di luar negeri.

Di antara yang berhasil terjual adalah unit Griya Tawang yang mampu terjual hanya dalam waktu enam jam, dan mencatatkan harga penjualan tertinggi senilai Rp 41 miliar di wilayah Zetland.

Sementara Waterfall by Crown Group yang baru selesai dan Mastery by Crown Group (selesai pada tahun 2022) juga berhasil menjual apartemen senilai Rp 30 miliar kepada pembeli luar negeri. Kedua hunian ini terletak di pinggiran Waterloo yang sedang naik daun.

Hasil positif juga berlanjut pada awal Maret ini mengikuti dorongan kuat yang dialami Crown Group pada Februari 2020.

Mastery by Crown Group berhasil mencatat nilai transaksi hampir Rp 90 miliar untuk unit apartemen off-the-plan di pengembangan hunian bertema Jepang ini.

Konditi tersebut diperkirakan terus melonjak, dengan suku bunga yang kembali turun dan nilai tukar  dolar Australia yang menawarkan peluang besar bagi pembeli asing untuk mendapatkan penawaran bagus. wid

Pos terkait