
Hudiyono, Pj Bupati Sidoarjo

iniSURABAYA.com | SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo sudah menyiapkan 1000 rapid antigen selama pelaksanaan PPKM mikro. Dinas kesehatan akan melakukan 3T (tracing, testing dan treatment) kepada warga yang tinggal di kawasan PPKM Mikro.
Tindakan yang sama juga dilakukan pada warga dari luar kota yang masuk ke Sidoarjo tanpa bisa menunjukkan surat keterangan sehat bebas covid.
Hudiyono, Pj Bupati Sidoarjo juga minta masyarakat menyadari pemberlakukan penyekatan jalan selama libur Imlek ini sebagai antisipasi yang dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk menekan penyebaran covid.
Hudijono menegaskan, selama berlangsungnya PPKM jilid 3 petugas gabungan dari TNI-Polri dan satpol PP tidak kendor melakukan razia operasi yustisi. Operasi yustisi dinilai efektif dan berhasil menurunkan penyebaran.
Lebih dari senilai Rp 2 miliar uang denda dari pelanggar protokol kesehatan (Prokes) yang terjaring operasi tersebut.
“Kami membandingkan sebelum dan setelah PPKM. Mulai dari BOR isolasi atau ketersediaan kamar isolasi sebelum PPKM jumlah kamar yang terisi mencapai 91 persen,” ungkapnya.
Hudijono menambahkan, setelah PPKM angkanya turun menjadi 60 persen. BOR ICU covid semula 87 persen sebelum PPKM sekarang turun menjadi 67 persen. “Apalagi kami sudah menambah sarana dan prasarana alat bantu pernafasan HFNC,” paparnya.
Hudiyono menyatakan, kasus konfirmasi baru harian dari 24-53 orang per-hari sebelum PPKM, sekarang turun menjadi rata-rata satu orang per-hari.
ROT (rate of transmission) atau tingkat penyebaran pun turun dari 1,03 persen menjadi 0.96 persen. “Saya kira upaya ini tidak lepas dari kedewasaan masyarakat Sidoarjo terhadap pelaksanaan PPKM jilid ketiga ini,” imbuhnya.
Penyekatan Jalan
Sebagaimana diberitakan, untuk mengantisipasi libur panjang Imlek, Pemkab Sidoarjo menyiapkan langkah-langkah pembatasan kegiatan dengan melakukan penyekatan di sejumlah titik akses masuk Sidoarjo.
Penyekatan dimulai tanggal 12-14 Februari. Titik penyekatan diantaranya jalan raya Waru, Jalan Pondok Tjandra, Jalan Raya Krian, Jalan Raya Porong dan Prambon.
Warga luar kota yang masuk Sidoarjo akan dicek suhu badan dan diperiksa identitasnya. Jika tidak bisa menunjukkan surat keterangan sehat akan dilakukan rapid antigen di tempat.
Satgas penanganan Covid-19 Pemkab Sidoarjo sudah menyiapkan antisipasi jika ada warga luar kota yang positif dari hasil pemeriksaan rapid antigen maka orang tersebut diminta melakukan isolasi mandiri ditempat yang sudah disediakan satgas penanganan covid-19 pemkab Sidoarjo. ana
















