Sempat Dilarang Melukis di Area Balai Pemuda, Perupa Kolcai Nekad Abadikan Gedung Bersejarah Tersebut

207 views
Nanang Widjaja sedang asyik menggoreskan kuas di atas kertas untuk mengabadikan gedung bersejarah Balai Pemuda.

iniSURABAYA.com – Sejumlah objek bersejarah di Surabaya rupanya menjadi incaran para perupa dari luar kota yang kebetulan gabung dalam pameran lukisan ‘MIR4CULOUS TRUST’ yang digelar di selasar Surabaya Suites Hotel sejak Senin (15/3/2021).

Dan salah satunya adalah Gedung Balai Pemuda yang ada di kawasan Alun-Alun Kota Surabaya. Belasan pelukis yang tergabung dalam Komunitas Pelukis Cat Air (Kolcai) ini pun menggelar plain air (melukis on the spot) tepat di bangunan cagar budaya tersebut.

“Ketika tiba di Surabaya dan menuju hotel, saya melihat bangunan ini. Dan menurut saya cukup menarik (untuk jadi objek lukisan),” kata Nanang Widjaja kepada iniSurabaya.com.

Pelukis asal Yogyakarta ini kemudian melontarkan keinginannya kepada peserta pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’ lainnya yang spontan disambut hangat. “Mumpung saya lagi di Surabaya, saya ingin mengabadikannya (jadi lukisan). Gedung Balai Pemuda ini kan sangat bersejarah,” ungkapnya.  

Semula anggota Kolcai ini berniat melukis di area Alun-Alun, tetapi tidak diijinkan oleh petugas. “Tadi sudah sempat masuk tetapi tidak diijinkan untuk melukis di sana (area Balai Pemuda). Selama pandemi rupanya belum boleh ada aktivitas di sana,” paparnya.  

Tak patah arang. Belasan perupa Kolcai ini kemudian menyeberang dan menggunakan pedestrian untuk melukis. “Kami ambil momennya saja dari luar Gedung Balai Pemuda, agar orang tetap bisa melihat bahwa ini adalah gedung bersejarah di Kota Surabaya,” imbuhnya.

Pelukis cat air yang sudah mengabadikan banyak bangunan heritage di berbagai kota ini mengaku sangat terkesan pada bentuk kubah Gedung Balai Pemuda yang sangat artistik.

“Ini menunjukkan sudah dibangun sejak jaman Hindia Belanda. Bentuk arsitekturnya berbeda dengan bangunan modern saat ini,” paparnya.

Nanang menekankan bahwa Gedung Balai Pemuda merupakan ikon Kota Surabaya yang patut dikunjungi. “Dari segi pariwisata sangat menarik,” cetusnya.

Seakan tak cukup, Nanang yang bakal pulang ke Yogyakarta pada siang hari itu juga mengatakan akan kembali ke Surabaya pada tanggal 3 April mendatang.

Nanang berencana tinggal di Surabaya selama 3-4 hari untuk mengabadikan beberapa tempat bersejarah lain di Kota Pahlawan tersebut.  

“Saya ingin tinggal beberapa hari agar leluasa bisa dapat 2-3 objek, sehingga menambah wawasan sekaligus koleksi karya-karya heritage saya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, pameran yang berlangsung hingga 3 April mendatang itu digelar dalam rangkaian ulang tahun ke-4 iniSurabaya.com. Pameran di hotel bintang 4 di pusat kota Surabaya itu diikuti 15 perupa dari berbagai kota.

Selain Surabaya, ada perupa dari Sidoarjo, Jakarta, Madiun, Yogyakarta, dan Bali. Selama pameran, para pelukis itu juga menggelar plain air (melukis on the spot), melukis model, dan melukis di atas kertas sepanjang 6 meter. ana

#bangunanbersejarah #gedungbalaipemuda #komunitaspelukiscatair #surabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)