Pentas ‘Bintang Pantura’ Bakal Kurang Seru Karena Tanpa Penonton? Oma Sylvia Justru Punya Pendapat Begini

0
1199

iniSURABAYA.com – Indosiar kembali menyelenggarakan pentas ‘Bintang Pantura’. Meski sama-sama berada di ranah musik dangdut, ‘Bintang Pantura’ berbeda dengan ajang penggalian bakat menyanyi seperti Lida (Liga Dangdut) yang sama-sama tayang di layar Indosiar.

Menurut Sylvia Pontoh, VP Programming Acquisition Indosiar, ‘Bintang Pantura’ adalah wadah bagi para pemilik bakat menyanyi dangdut yang sudah kerap malang melintang di berbagai panggung hiburan lokal. “Mereka juga ingin punya kesempatan menjadi bintang panggung besar Indosiar,” katanya saat sesi wawancara virtual dengan media, Kamis (23/4/2021).  

Wanita yang akrab disapa Oma ini menyatakan pula bahwa target gelaran ‘Bintang Pantura’ adalah penyanyi yang sudah berpengalaman. “Yang dilihat tak hanya kemampuan olah vokal, tetapi juga ketrampilannya menghibur. Mereka tentu punya pengalaman yang nantinya akan dibawa ke panggung Indosiar,” paparnya.

Oma menekankan, pentas ‘Bintang Pantura’ bisa jadi lebih seru karena setiap peserta akan menonjolkan ekspresi mereka saat menyanyi dan berjoget. “Selain itu juga perpaduan lagu yang dibawakan dikombinasi dengan reggae, keroncong, dan campursari,” imbuhnya.  

Oma menyatakan pula, seperti juga peserta Lida, kontestan ‘Bintang Pantura’ pun bakal mendapatkan pembinaan untuk menempa koreografi, ekspresi dan cara menyanyi yang lebih baik.

“Juga cara berpakaian, cara berbicara pun akan dipoles sehingga lebih menarik saat tampil. Gaya penyanyi ‘Bintang Pantura’ ini akan jadi lebih kaya lagi atraksi panggungnya,” beber Oma Sylvia.   

Tanpa Penonton  
Disinggung konsep tampilan peserta saat pentas di layar Indosiar, diakui Oma punya tantangan karena di masa pandemi panggung hiburan masih belum memungkinkan hadirnya penonton dalam jumlah banyak.

“Jadi butuh kreativitas peserta agar tetap bisa menghibur dengan ekspresif meski tidak langsung berhadapan dengan penonton,” tandasnya.

Namun, lanjut Oma, kondisi tersebut sudah dialami ketika Indosiar menggelar Pop Academy maupun Lida yang sekarang masih berlangsung. “Indosiar kan sudah punya banyak artis BP. Kehadiran mereka tentu bakal panggung bakal jadi ‘pecah’ karena luar biasa menariknya,” ucap Oma.

Audisi daring ‘Bintang Pantura 6’ diperuntukkan bagi WNI, pria dan wanita berusia 15–27 tahun, solo/duo/trio, berpenampilan menarik, berpengalaman menyanyi di panggung, dan memiliki kemampuan menyanyi dangdut / koplo/campur sari/keroncong/rockdut/ reggae-dut/remixdut atau reggae-tong.

Calon peserta dapat melengkapi formulir pendaftaran dengan mengisi biodata diri, foto KTP/KK (Kartu Keluarga), melampirkan satu foto close up dan satu foto full body, mencantumkan link pengalaman peserta menyanyi di panggung (link YouTube/ instagram/Facebook/ sosial media lainnya dan pastikan akun sosial media tidak terkunci) dan mengunggah video hasil rekaman calon peserta bernyanyi dengan ekspresif disertai goyangan untuk dua lagu (satu slow beat dan satu upbeat) tanpa editing suara dan tanpa alat musik atau maksimal menggunakan satu alat musik.

Pendaftaran dan audisi daring ‘Bintang Pantura 6’ berlangsung sejak tanggal 11 April hingga 23 Mei 2021 mendatang. Form pendaftaran tersedia di seluruh platform digital resmi Indosiar (Website, Facebook, Twitter, dan Instagram).

Nantinya pendaftar terpilih dihubungi langsung oleh pihak Indosiar untuk mengikuti audisi daring via aplikasi Zoom dan dinilai langsung oleh juri-juri dari Indosiar.

“Seluruh proses audisi ‘Bintang Pantura 6’ gratis, tanpa dipungut biaya apapun!” tegas Siwi. wid 

Comments are closed.