ART Bakal Jadi Transportasi Utama Warga Kota Surabaya? Simak Tampilannya Berikut Ini

199 views
Tampilan Autonomous Rail Rapid Transit (IST)

iniSURABAYA.com – Kementerian Perhubungan memberi opsi penggunaan Autonomous Rail Rapid Transit (ART) untuk moda transportasi massal di Surabaya.

Penggunaan ART ini bakal menggantikan alternatif sebelumnya yaitu LRT dan trem. Opsi tersebut disodorkan karena ART jauh lebih murah daripada LRT maupun trem.

“Setelah LRT dan trem dirasa mahal, alternatifnya yang sedang dijajaki adalah ART,” Irvan Wahyudrajad, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Menurut Irvan, dana untuk pembangunan ART diperkirakan ‘hanya’ sekitar Rp 700-800 miliar. Sedang anggaran pembangunan trem butuh dana sekitar Rp 2,6 triliun.

“(Estimasi anggaran) Yang dibutuhkan sepertiga dari kebutuhan trem. Juga jauh di bawah LRT (Light Rail Transit) yang justru lebih mahal dari trem,” paparnya

Operasionalisasi ART bisa lebih murah karena tak memerlukan rel sebagai lintasannya. Produk trem otonom ini digambarkan sebagai persilangan antara kereta api, bus, dan trem.

Trem otonom merupakan moda yang berbentuk seperti kereta LRT, namun tidak beroperasi di atas rel. Melainkan, beroperasi di atas jalan dengan menggunakan ban yang dipandu lintasan yang disebut sebagai virtual track.

“Lebih mudah karena moda itu ada di jalan, tidak perlu rel, tidak perlu investasi besar,” tegasnya. Irvan menambahkan, kelebihan lain ART ini adalah ramah lingkungan karena menggunakan listrik sebagai energi penggeraknya.

Saat ini Pemkot Surabaya menunggu regulasi dari Kemenhub yang menjadi payung hukum operasionalisasi ART. “Karena, yang berbasis kereta memang langsung di bawah kementerian,” tandasnya.

Saat ini Kemenhub melalui Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) dan Ditjen Perkeretaapian telah mematangkan wacana ini melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama pemerintah daerah pertengahan pekan lalu.

Selain Surabaya, yang juga bakal menggunakan trem otonom ini adalah Yogyakarta dan Denpasar. Ketiga kota tersebut akan menjadi pilot project penerapan ART.

Irvan menekankan, Pemkot Surabaya siap mendukung projek tersebut untuk menjadi transportasi utama bagi warga Kota Surabaya. ART akan  menjadi transportasi backbone utara-selatan, timur-barat.  

“Saat ini belum ada transportasi yang menjadi backbone,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, angkutan utama yang akan diresmikan di Surabaya adalah bus buy the service (BTS). “BTS akan mulai beroperasi akhir tahun. Ini akan menjadi backbone sebelum adanya ART,” tutur Irvan.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Balitbanghub telah menggandeng dua perguruan tinggi negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk menyusun naskah akademik penyiapan regulasi ART di Indonesia. ana/wid

#ART #autonomousrailrapidtransit #modatransportasi #pemkotsurabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)