Wonka World: Saat Negeri Dongeng Menginspirasi Fashion Anak-Anak

360 views
Dalam rangka Hari Anak Internasional, Embran Nawawi menghadirkan karya-karya untuk anak-anak dengan tema yang diang dari dongeng ‘Charly & the Chocolate Factory’.’

iniSURABAYA.com – Setahun silam, Embran Nawawi sempat melontarkan keyakinannya bahwa tren fashion yang bertahan di tengah pandemi ini adalah Kids Fashion.

Ternyata ramalan desainer yang juga dosen ini tepat. Faktanya di Indonesia, khususnya Surabaya, tren kids fashion melonjak, bahkan hingga fashion untuk bayi yang baru lahir.

Menurut Embran, tren fashion ini terjadi karena memang anak-anak lah yang bertumbuh secara fisik. Selain itu saat mereka tidak banyak menikmati suasana bermain secara normal maka fashion yang banyak dipenuhi oleh sang orang tua.

Dan untuk merayakan International Kids Day yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Embran merilis karya terbarunya yang disuguhkan untuk anak-anak kreatif.

“Sebab, di Hari Anak Internasional ini beberapa negara merayakan sebagai hari anak kreatif atau berbakat. Selain itu, Juni juga merupakan School Holiday yang secara serempak di seluruh dunia melakukannya,” ungkapnya.

Karena disajikan buat anak-anak, maka model yang ditampilkan pun tak jauh dari ‘dunia anak-anak’. Film, game, dan kartun adalah hiburan yang banyak mempengaruhi selera anak-anak dalam fashion.

Gaya berpakaian ala gamers, gaya figure game, gaya bintang idola, hingga gaya dan tren dari apa yang mereka lihat menjadi imajinasi mereka dalam fashion.

Setelah sukses side story dari kisah 101–102 Dalmatioans yaitu ‘Cruella’ membawa pengaruh fashion bagi para remaja, akan ada lagi film yang juga dinanti anak-anak dan keluarga yaitu side story dari kisah ‘Charly & Chocolate Factory’.

Willy Wonka adalah tokoh utama dalam dongeng ‘Charly & the Chocolate Factory’ ini menjadi sumber ide Embran Nawawi dalam membuat fashion untuk anak-anak di masa liburan ini.

Ide dari gaya busana era tahun 1900 menjadi ide uniknya. Dengan mengangkat gaya unik Willy Wonka yang selalu tampil nyentrik dengan warna-warni kudapan anak-anak seperti permen, lollypop dan coklat.

Gaya busana formal orang kaya masa itu diangkat menjadi fun dengan padu-padan warna berani. Coat, jas dan fast menjadi busana pilihan untuk mempertegas gaya busana dalam dongeng tersebut, padu-padan motif dan material adalah keahlian Embran Nawawi dalam merancang busana diterapkan dalam mewujud imajinasinya.

Kain bergaris, batik, sarung dan kain kotak-kotak tidak menjadi halangan untuk dapat dipadukan dalam warna biru, orange, ungu, putih dan lain-lain.

Suasana musim semi dan musim dingin dalam dongeng tersebut juga menjadi inspirasi Embran Nawawi untuk mempresentasikan karyanya, yaitu dengan melakukan fashion show, pembuatan video fashion, serta fashion photoshoot di lokasi ice skating.

Konsep ini dibuat sekalian untuk menghibur anak-anak pada masa liburan ini. Koleksi busana anak ini diperagakan oleh anak berbakat baik dalam bidang olahraga, e-sport, modeling, seni dan lainya sesuai program Hari Anak International.

Keinginan Embran Nawawi pada dunia fashion di Jawa Timur dan Surabaya ini adalah dalam pertumbuhan kualitas pendidikan fashion, industri fashion, dan menjadikan fashion di wilayah ini tumbuh dengan DNA-nya sendiri dan menjadi trend setter di kotanya sendiri.

Embran menegaskan, perjalanan 10 tahun dirinya berkarya untuk Jawa Timur adalah untuk mewujudkan mimpinya tersebut. ana

#embrannawawi #iceskating #kidsfashion

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)