GIIAS Terbukti Dorong Penjualan Otomotif Nasional, Yohannes Nangoi: Kami Optimistis Target Penjualan 850.000 Unit Tercapai di Akhir Tahun 2021

GIIAS 2021 Kota Surabaya menjadi penutup rangkaian kegiatan pameran otomotif akbar di Indonesia setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Tangerang.

iniSURABAYA.com – Setelah sempat absen di tahun 2020, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya dipastikan bakal digelar selama empat hari mulai Rabu (8/12/2021).

GIIAS Surabaya 2021 bakal diikuti 14 merek otomotif yang menghadirkan kendaraan terbaru, listrik hingga konsep inovasi otomotif. Diantaranya adalah kendaraan-kendaraan yang baru saja diluncurkan pada The 28th GIIAS 2021 di Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Selain itu, merek ternama di industri otomotif seperti Audi, BMW, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Kia, Lexus, MG, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling ini juga memajang kendaraan-kendaraan berbasis listrik, hingga kendaraan listriknya.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap agenda penutup GIIAS di tahun 2021 ini bisa menuai sukses seperti penyelenggaran serupa yang dilakukan di Tangerang.

Dia meyakini penyelenggaraan GIIAS di Surabaya akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pencapaian industri otomotif nasional di akhir tahun.

“Dan tentu akan menjadi dorongan kuat untuk membangkitkan industri otomotif di Jawa Timur,” begitu harapnya.

Diakui Yohannes, gelaran The 28th GIIAS 2021 pada bulan November terbukti turut mendorong penjualan mobil secara nasional. “Kami optimistis akan tercapai penjualan 850.000 unit di akhir tahun 2021. Karena di akhir November lalu sudah mencapai 790.000 unit,” ungkapnya dalam acara jumpa pers di Hotel Harris Gubeng Surabaya, Selasa (7/12/2021).

Dia menambahkan pula, penjualan mobil selama bulan November mencapai 87.500 unit. “Jadi jika bulan Desember penjualan mencapai angka 60.000 unit, maka target 850.000 akan terpenuhi,” tandasnya.

Diakui Yohannes, kebijakan pemerintah dalam bentuk PPnBM DTP memberi pengaruh besar terhadap peningkatan penjualan otomotif di masa pandemi saat ini.

“Untuk tahun depan, jika misalnya PPnBM DTP tidak lagi diperpanjang, kami target penjualan mobil di angka 900.000-950.000 unit,” ujar Yohannes. ana

Pos terkait