Siapkan Dana Rp 2 M, Pemkab Sidoarjo Programkan Renovasi Warung Rakyat

0
763
Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo

iniSURABAYA.com | SIDOARJO – Ada kabar baik bagi pemilik warung di Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah daerah setempat menggelar program renovasi warung rakyat sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi yang masih bergejolak.

Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo menegaskan bahwa program tersebut khusus untuk warung makanan-minuman, dan bukan warung kelontong atau gerobak.

Untuk tahap awal, target renovasi menyasar 402 warung dari rencana cakupan keseluruhannya menjangkau 2.000 warung rakyat. Ratusan warung yang bakal mendapat manfaat dari program itu tersebar di enam kecamatan yakni Kecamatan Sidoarjo, Krian, Tulangan, Candi, Sedati, dan Tanggulangin.

“Kami telah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk perbaikan 402 warung di tahap awal,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.

Ada dua bentuk renovasi yang akan dilakukan, yaitu Menu Renovasi Wajib yang dilakukan meliputi pemberian label atau identitas warung serta pengecatan.

Lainnya yaitu Menu Renovasi Pilihan yang dapat dipilih oleh pemilik warung, di antaranya perbaikan dinding, lantai, pintu maupun jendela atau perbaikan sanitasi.

“Harapannya, bila warung-warung rakyat semakin tertata, kian higienis, maka akan tetap eksis dan bisa laris. Warung-warung rakyat ini juga harus didampingi agar bisa on boarding, bergabung di pasar digital,” paparnya.

Gus Muhdlor menekankan, perhatian ke warung-warung rakyat bukan hanya dari aspek renovasi bangunan, melainkan juga harus menyentuh aspek lainnya.

“Program renovasi warung ini juga bukan sekadar pembangunan renovasi fisik, tapi juga SDM-nya. Termasuk bagaimana pelayanan yang ramah ke pelanggan. Dinas terkait harus mendampingi dan melatih,” urainya.

Gus Muhdlor juga meminta kepada semua pihak untuk memberikan perhatian kepada warung-warung yang ada di sekitarnya. Salah satunya dengan membeli di warung-warung rakyat di sekitar tempat tinggal.

Dengan perhatian seperti itu, lanjut Gus Muhdlor, warung-warung rakyat diyakini tidak hanya dapat tetap bertahan, tetapi juga terus berkembang.

“Program renovasi warung ini bukan seremonial saja, warung diperbaiki kemudian selesai. Kami punya tanggung jawab memastikan keberlangsungannya,” ujarnya.

Gus Muhdlor menginstruksikan pula agar seluruh organisasi perangkat daerah membeli konsumsi rapat atau kegiatan di warung-warung serta UMKM.

“Setiap dinas pasti menyediakan konsumsi rapat atau kegiatan, saya minta semua beli di warung sekitar, di UMKM. Kalau kita semua bergerak bersama, Insyaallah ekonomi arus bawah ini bisa bergerak dengan baik,” katanya. ana

Comments are closed.