
Seniman muda yang semuanya adalah murid dapat kesempatan unjuk karya di pameran 'First Jump'.
Faber-Castell sebagai produsen alat tulis tertua dan terbesar di dunia tentunya mendukung kegiatan ZumenArt, sesuai dengan kampanye #Art4All yang selama ini digagas.

“Dalam banyak hasil penelitian, menggambar secara manual memiliki banyak manfaat baik untuk anak-anak maupun dewasa, di antaranya meningkatkan kreativitas, membantu kemampuan kognitif- bahasa, dan memperkuat daya ingat,” ujar Yandramin Halim.
Di kesempatan tersebut, Heti Palestina Yunani, jurnalis, penulis, dan pengamat seni rupa Surabaya yang menjadi kurator dan penulis pameran tersebut memuji karya para peserta pameran.
“Fantasi anak-anak ini sangat luar biasa,” begitu katanya.
Diakui Heti, dalam berbagai objek berbeda, ke-40 anak ini sedang bersenang-senang dengan fantasi masing-masing. Dari berbagai referensi, baik itu terkait tokoh, peristiwa, dongeng, legenda, bahkan acuan kitab suci, mereka mendapatkan objek yang disukai untuk menuangkan ide-ide dalam gambar.
“Melihat karya-karya ini, tampak bahwa fantasi mendorong masing-masing melihat dunia dengan cara berbeda. Pada saat yang sama fantasi juga menunjukkan anak-anak ini sebuah cara membangun makna,” paparnya.
Dalam esainya berjudul ‘First Jump: Sebuah Kekuatan Lompatan ke Masa Depan’, Heti menandaskan, seniman muda itu membuat hubungan antara konsep-konsep atau hal-hal yang semula seolah tidak berhubungan menjadi bermuara.
Sebagian besar benar-benar menunjukkan bahwa mereka memainkan fantasi itu sangat mempengaruhi daya khayal, daya kreatif, dan daya imajinasi dalam berkarya. ana















