Industri Mulai Pulih Pasca Pandemi: Nielsen Mencatat Belanja Iklan Semester Pertama 2022 Meningat 7%, TV dan Digital Masih Tempati Porsi Tertinggi

0
1519

Menurut Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, secara umum peningkatan belanja iklan ini cukup menandakan optimisme pengiklan masih cukup tinggi untuk beriklan di tengah transisi ini.

Khususnya untuk saluran televisi dan digital masih dipercaya menjadi kanal yang efektif untuk mempromosikan produknya ke publik.

Hal tersebut terefleksi dari pengiklan yang masih memberikan porsi besar terhadap budget belanja iklannya pada kedua kanal tersebut.

“Terlihat belanja iklan didominasi produk FMCG dan e-commerce. FMCG banyak beriklan di saluran televisi, sedangkan e-commerce banyak beriklan di saluran digital,” paparnya.

Dalam laporan Nielsen Digital Ad Intel semester pertama 2022 ini, Nielsen juga mencatat peningkatan jumlah kreatif iklan sebesar 40 persen yang didominasi iklan-iklan digital dengan masa tayang pendek.

Namun yang menjadi perhatian dari laporan Nielsen adalah terkait jumlah produk baru yang muncul. Jika dibandingkan tahun 2019, jumlah produk baru pada semester pertama 2022 justru lebih kecil, yaitu sebesar 4,334 dari total 13,704 produk yang beriklan.

1 2 3

Comments are closed.