

iniSURABAYA.com – Khofifah Indar Parawansa, Gubenur Jawa Timur menegaskan bahwa masyarakat masih perlu terus diedukasi mengenai stunting dan cara mencegah agar anak-anak tidak menjadi stunting.
Upaya edukasi tersebut, kata Khofifah, diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Jatim yang saat ini masih 23 persen. Angka tersebut lebih rendah daripada angka stunting nasional yang mencapai 24,5 persen.
Namun ditekankan Khofifah, Jatim terus bekerja keras mencapai target penurunan stunting yang ditetapkan presiden yaitu 14 persen di tahun 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah Indar Parawansa saat hadir di acara Bakti TNI Untuk Jatim Bangkit dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI yang diadakan di Balai Kartika Kodam V Brawijaya, Surabaya, Senin (3/10/2022).
“Bakti TNI Untuk Jatim Bangkit ini adalah salah satu langkah konkrit pengabdian TNI kepada masyarakat mewujudkan Jatim Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat. InsyaAllah, Indonesia dan Jatim dapat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” begitu harap Khofifah.
Bakti TNI Untuk Jatim Bangkit diisi banyak kegiatan, antara lain suntik vaksin booster gratis, pembagian zakat produktif, layanan kesehatan gratis hingga upaya pencegahan stunting di Jatim.
















