Dobrak Definisi ‘Cantik’ yang Toksik: JFW 2023 Bawa Pesan Keberagaman dalam Pemilihan Ikon Tahun Ini

0
1791

Kebaruan ini diuraikan oleh Dika dalam perspektif keberagaman atau diversity dalam ranah industri mode dan modeling.

Selama berpuluh-puluh tahun, masyarakat kita terbiasa diyakinkan bahwa yang  disebut dengan cantik adalah kulit yang berwarna putih atau terang, badan yang langsing, serta rambut yang lurus tergerai.

Viknes Waren

Standar-standar tersebut menghiasi industri mode dan dapat dilihat dari model-model yang ditampilkan di TV, majalah, maupun catwalk. Pandangan seperti itu juga berlaku bagi ‘kecantikan’ atau beauty bagi pria.

Diakui Dika, standar tersebut akhirnya menjadi citra yang tidak realistis dan toksik bagi tidak sedikit orang. Banyak di antara perempuan dan laki-laki yang mungkin kesakitan untuk mengejar standar kecantikan yang disebut ideal itu.

Tidak sedikit perempuan yang membeli berbagai macam produk untuk membuat kulitnya lebih terang, meluruskan rambutnya, atau mencoba beragam metode diet untuk membuat perut jadi tampak rata.

Banyak pula pria menjadi tidak percaya diri dengan warna atau tekstur kulitnya maupun bentuk rambutnya.

Berangkat dari isu tersebut, JFW mengambil keberagaman atau diversity sebagai prinsip dalam pelaksanaanya, termasuk dalam keputusan memilih Jacey serta Viknes sebagai ikon.

1 2 3 4 5

Comments are closed.