
Dewi Perssik mengapresiasi penampilan Broey dari Filipina) yang unik dengan improvisasi nada yang sesuai.
Sementara Sheer Angullia memberikan pujian untuk penampilan Hazman Sanjaya yang sempurna dengan membawa unsur kebudayaan Malaysia.
Romy menjadi dua akademia terakhir yang tampil di Konser D’Academy Asia 6 Top 25 Grup 3 dengan lagu ‘Viva Dangdut’ milik Rhoma Irama. Kontestan asal Timor Leste ini hanya berhasil mendapatkan tiga standing ovation dari komentator.
Reza Zakarya yang tidak memberikan standing ovation, memberi beberapa saran untuk pelafalan lirik agar lebih sempurna. “Dilihat dari penguasaan panggung dan goyangannya itu asik banget. Sayangnya agak belibet di lirik. Tinggal latihan terus-menerus supaya makin menguasai lagu ya,” pesan Reza Zakarya.
Setelah empat akademia tampil solo, seluruh juri perwakilan delapan negara participant yang hadir secara virtual pun memberikan penilaian mereka masing-masing. Satu akademia dengan total nilai terendah harus menghentikan langkahnya di D’Academy Asia 6.
Perolehan nilai teratas yakni sebanyak 683 poin ditempati oleh Hari Putra. Disusul oleh Hazman Sanjaya dan Broey di posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing 680 dan 640 poin.
















