
Turkiye resmi kehilangan wakil terakhirnya, Erdem Kursat di kompetisi D'Academy Asia 6.

Siti Rahmawati kagum dengan cengkok dangdut dan Latin ala King Kier.
“Saya setuju, topeng ini tidaklah mudah. Harus bisa main karakter yang berbeda, dan dr Iqhbal LIDA berhasil membawakannya dengan seimbang,” ujar Dewi Perssik menambahkan.
Penampilan dr Iqhbal disusul aksi panggung Erdem Kursat dengan properti sofa panjang yang hanya berhasil meraih empat standing ovation dari komentator melalui lagu ‘Menunggu’ milik Rhoma Irama.
Salah satu komentator yang memberikan standing ovation, Siti Rahmawati memberikan pujian atas gaya bernyanyi yang luar biasa. “Kalau bukan kita yang memuji Erdem Kursat, siapa lagi yang akan melestarikan dangdut di Turkiye,” ujar Siti Rahmawati.
Sementara Dewi Perssik mengapresiasi penampilan keduanya dengan beberapa catatan. “Saya menghargai penampilan Erdem Kursat ini, tetapi seperti ada beban. Sehingga terlihat kurang lepas, dan seperti menghapal gerakan gitu,” komentarnya.
Berlanjut dengan penampilan dari King Kier yang properti kacamatanya membuat kelima komentator memberikan standing ovation, begitu kontestan asal Filipina ini usai melantunkan lagu ‘Pandangan Pertama’ milik A Rafiq.
















