Kanker Paru Jadi Penyebab Kematian Terbesar Setelah Kanker Payudara dan Kanker Serviks, Simak Fakta Berikut

0
961


Dokter Bambang juga menyoroti lingkungan tidak sehat seperti rumah berlantai tanah dan atap asbes pun dapat jadi pemicu kanker paru.

“Asbes ini tak hanya jadi pemicu kanker paru, tetapi juga bisa berakibat menderita kanker selaput paru,” urainya.

Dokter Bambang menekankan, kondisi lingkungan tidak sehat tersebut bakal jadi pemicu kanker paru yang lebih besar ketika yang bersangkutan juga perokok. “Perokok aktif berisiko 15-30 kali terkena kanker paru dan berakibat kematian,” imbuhnya.

Hal yang sama juga terjadi pada perokok pasif. “Kemungkinan perokok pasif terkena kanker paru juga sama, 20-30 kali lebih besar daripada mereka yang bukan perokok pasif,” bebernya.

Ironisnya, ujar dr Bambang, kebanyakan pasien yang datang berobat sudah dalam stadium lanjut. “85 persen yang datang berobat sudah stadium 4A dan bahkan 4B,” tuturnya.

Karena itu, dr Bambang mengingatkan agar masyarakat melakukan skrining awal agar terdeteksi lebih dini. “Skrining awal ini popular dilakukan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Korea, dan Jepang,” paparnya. ap

1 2

Comments are closed.