Dibangun Mulai Januari 2024, Pemkot Surabaya Hadirkan Rusunami dengan Angsuran Rp 500.000 per-Bulan

Pemkot Surabaya akan menghadirkan rusunami di kawasan Surabaya Timur.
Sedangkan untuk pembangunan rusunami dengan Kementerian PUPR akan berpola atau sistem SKBG seperti HGB di atas HPL. “Kami mungkin menggandeng private sektor, swasta untuk investasi,” tuturnya.
Sedangkan untuk pembangunan yang dikerjakan Kementerian PUPR, kata Irvan, akan dikerjakan tahun 2024. Bangunan itu nantinya 20 lantai. Sedangkan lokasi yang digunakan adalah di Tambak Wedi. “Kemarin sudah ada real demand suplay berikut market asesmen. Jadi sesuai timeline sampai 2024 bisa dilakukan lelang pengerjaan,” ungkap Irvan.
Untuk skema pembayaran rusunami dengan jangka panjang dan angsuran murah, agar warga Surabaya bisa memiliki rumah layak huni sesuai kemampuan mereka. “Jadi misal SKBG-nya sampai 60 tahun, dia (warga) nyicilnya mungkin 30 tahun. Mungkin kalau Rp 500.000 per-bulan itu mampu mereka,” tandas Irvan.
Pembangunan Rusunami tersebut bakal memanfaatkan lahan aset milik Pemkot Surabaya. “Ada di Tambak Wedi, Menanggal, Kedung Cowek, Bulak Banteng, Gunung Anyar dan Medokan Ayu,” katanya.
Sementara itu, Hermin Rosita, Direktur PT Yekape Surabaya mengatakan, khusus Rusunami yang akan dibangun oleh PT YKP berada di aset YKP sendiri, tepatnya di Kelurahan Wonorejo atau di Surabaya Timur.















