Eri Cahyadi Minta Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup Jadi Pemimpin di Kampungnya Masing-Masing

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya dan Rini Indriyani, Ketua TP KKK KOta Surabaya di acara penyerahan piagam penghargaan bagi pemenang Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup Kota Surabaya 2023.
Karena itu, Cak Eri meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi dan mensupport kebutuhan mereka selama memimpin di kampungnya masing-masing. Bagi dia, pendidikan yang semacam ini yang sebenarnya dia inginnya, karena pendidikan semacam ini tidak ada di bangku sekolah.
“Siap ya anak-anakku mengajak warga di kampung untuk bersama-sama memilah sampah organik dan non organik?” tanya Eri Cahyadi kepada seluruh pelajar yang hadir dalam acara tersebut. Dan sontak semuanya menjawab “Siap!”
Eri Cahyadi berharap pula kepada seluruh guru dan kepala sekolah di Surabaya untuk tidak hanya fokus pada bidang akademik. Namun, ekstrakurikuler dan kegiatan semacam ini harus terus dilanjutkan. Dia juga menyampaikan terimakasih kepada para guru dan kepala sekolah yang telah membimbing anak-anaknya itu.
“Mereka ini adalah aset negara di masa depan. Teruslah berkarya anak-anakku, jangan pernah berhenti berkarya. Kalau menjadi pemimpin, teruslah menjadi pemimpin yang mencintai lingkungannya,” tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Zamroni, Presiden Tunas Hijau mengatakan bahwa pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup itu dimulai sejak Februari 2023. Saat itu, peserta yang ikut sebanyak 1.126 dan salah satu syarat mengikuti kompetisi ini adalah harus punya projek lingkungan yang sudah dilakukan dan terus dilakukan.
















