
Arif Afandi, Ketua P4MU menyaksikan langsung para jurnalis yang dapat layanan pemeriksaan mata di RS Mata Undaan.
“Aktivitas para jurnalis tidak bisa dipisahkan dengan teknologi digital. Mereka harus mengetik di HP ataupun laptop. Dengan begitu mata para wartawan berpotensi mengalami masalah karena setiap hari berhadapan dengan layar monitor atau layar HP yang kecil-kecil,” tutur mantan Wakil Wali Kota Surabaya ini.
Arif Afandi menandaskan, kesadaran akan kesehatan mata tampaknya memang perlu menjadi perhatian, khususnya di kalangan awak media. “Wartawan dan masyarakat tidak perlu sungkan untuk menjadikan RSMU sebagai jujukan pertama. Kapanpun mengalami keluhan seputar mata,” ujarnya ketika ditemui di sela-sela peninjauan kegiatan pemeriksaan mata.
Habibur Rohman, fotografer Harian Surya yang ditemui usai pemeriksaan mata mengaku dirinya baru mengetahui bahwa ada plus dan minus di matanya. “Mata saya juga cenderung kering, karena setiap hari keliling untuk motret. Pekerja lapangan seperti saya memang harus rutin periksa mata,” paparnya.
Pemeriksaan mata gratis yang diadakan sebagai rangkaian peringatan hari jadi ke-108 P4MU ini diawali dengan tasyakuran dan potong tumpeng. Kegiatan ini dipimpin Arif Afandi, dan potongan tumpeng pertama diserahkan kepada dr Widodo Jatim Pudjirahardjo MS MTh DrPh, Ketua Badan Pengawas P4MU.
Rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan pemeriksaan komposisi tubuh dari instalasi gizi RSMU, di poliklinik reguler lantai 1 RSMU yang berakhir tepat pada pukul 17.00. wid

















