
Abigail Marsha Tenggara didampingi kedua orangtua dan Roy E Mahieu (baju merah) dan Yustinus Raymond, guru di Godwins School.
“Yang levelnya besar baru Top Model ini. Sebelumnya hanya level kota,” ucap Fitri.
Ketika ikut di ajang Top Model Indonesia ini, kata Fitri, dia malah sempat mengira hanya setingkat kota seperti yang selama ini diikuti Abigail. “Ketika sudah masuk pelaksanaan, baru tahu lomba ini tingkat provinsi. Sempat deg-degan juga. Abigail bisa nggak ya (menang). Karena in ikan pertama buat dia,” imbuhnya.
Ternyata, rasa percaya diri yang tertanam dalam diri Abigail berhasil mengantarnya jadi jawara di kontes tersebut. Abigail menyisihkan 60 peserta lain di kategori anak di agenda tahunan Top Model Indonesia ini.
Ditemui di tempat yang sama, Roy E Mahieu, dari Top Model Indonesia menegaskan bahwa Abigail berhak mewakili Jawa Timur untuk melaju ke babak selanjutnya di tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Bali bulan November mendatang.
Menjawab pertanyaan iniSurabaya.com, Roy mengatakan, rentang usia peserta Top Model Indonesia ini terbuka bagi mereka yang berusia 5-27 tahun yang terbagi dalam tiga kategori. “Usia 5-10 tahun untuk kategori anak-anak, usia 11-15 tahun kategori remaja, dan 16-27 tahun masuk kategori dewasa,” bebernya. ap
















