
Abigail Marsha Tenggara didampingi kedua orangtua dan Roy E Mahieu (baju merah) dan Yustinus Raymond, guru di Godwins School.
Berbahagialah Abigail, karena kedua orangtuanya justru membuka lebar kesempatan untuk menggeluti dunia modeling. “Ketika pindah dari Bali ke Surabaya, akhirnya saya daftarkan Abigail ke sekolah model. Karena menjadi model memang pilihan dia,” tandasnya.
ketika diikutkan berbagai kegiatan seperti menyanyi dan akting, putrinya itu tetap memilih kegiatan modeling.
“Sebagai orangtua tentu kami hanya bisa mendukung apa yang anak-anak suka. Kami tidak ingin memaksakan keinginan kami,” cetusnya.
Abigail memang tidak ingin setengah-setengah dalam mendalami dunia modeling. Terbukti, sederet prestasi diraihnya. Selama dua tahun, Abigail setidaknya sudah mengantongi 15 penghargaan.
Tidak hanya kegiatan kontes yang diadakan di Surabaya, beberapa kegiatan di luar kota pun dia ikuti dengan penuh antusiasme. Di antaranya yaitu, Malang Fashion Fest 2023, Pesona Batik Nusantara di Jakarta 2023, Jogja Fashion Parade 2023, dan Central Java Fashion Week di Solo 2023.
Terakhir, Abigail meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Top Model Indonesia 2023, yakni sebagai Peragawati Cilik Terbaik Jatim 2023 dan Top Model Indonesia Cilik Wanita Jatim 2023.

















