Cegah Kebocoran Retribusi Parkir, Pemkot Surabaya Beri 2 Opsi Pembayaran Ini

0
1135

“Sudah ada beberapa evaluasi titik-titiknya. Jadi hari ini Kadishub (Kepala Dishub) ada dua pilihan, parkir berlangganan atau semua titik parkir itu adalah menggunakan QRIS, tidak lagi menggunakan manual,” tandasnya.

Dengan demikian, Cak Eri menekankan, ada keterjaminan antara Jukir dengan Pemkot Surabaya. Dia mencontohkan, juru parkir mendapat 40 persen dari total pendapatan, maka akan langsung masuk ke Jukir tersebut.

Sedang pendapatan 60 persen juga langsung masuk ke pemerintah. “Itu lebih fair, lebih adil,” imbuhnya.

Minta BPK Periksa PAD Kota Surabaya
Di samping menerapkan parkir melalui pembayaran QRIS, Cak Eri menyampaikan telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan PAD Surabaya.

Hasil rekomendasi BPK adalah semua restoran atau tempat makan di Surabaya harus menyediakan tapping atau alat pembayaran untuk parkir.

1 2 3

Comments are closed.