
Kebun Binatang Surabaya masih jadi destinasi wisata favorit tak hanya warga Surabaya tetapi juga wisatawan dari luar kota.

Museum Pusat TNI AL
Yovi juga menekankan, fokus tulisan tidak harus tentang objek wisata kebendaan dan bernuansa sejarah.
“Misal tentang Monkase (Monumen Kapal Selam) atau Tugu Pahlawan. Bahkan tentang kuliner hits pun bisa,” paparnya.
Intinya, lanjut Yovi, tulisan tersebut diharapkan jadi magnet bagi masyarakat –terutama mereka yang dari luar Surabaya—untuk datang ke Kota Pahlawan ini.
Di sisi lain, kata Yovi, tentu melalui lomba ini potensi kepariwisataan di Kota Surabaya ini diharapkan makin dikenal lebih luas lagi. “Banyak objek wisata baru dihadirkan Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Eri Cahyadi yang bisa jadi belum banyak diketahui publik,” tutur Yovi yang juga Pemimpin Redaksi superradio.id ini.
Menurut Yovi, ada beberapa syarat untuk bisa mengikuti lomba ini. Diantaranya adalah tulisan bukan hasil plagiarisme dan belum pernah dipublikasikan di media lain.
“Naskah adalah bentuk artikel panjang antara 500-800 kata. Pengumpulan naskah diterima panitia paling akhir tanggal 14 Februari 2024, pukul 23.59 WIB,” imbuhnya.
















