
Mainan egrang di area lobi Hotel Morazen dalam rangka peringatan Earth Hour.

Ragam mainan tradisional yang dikenalkan oleh Kampoeng Dolanan Surabaya.
Sementara Mustofa, salah satu penggagas komunitas Kampoeng Dolanan menuturkan dalam permainan tradisional, ada dua generasi yang berperan.
Anak-anak dilibatkan dalam permainan. Orang tua juga dilibatkan untuk mengetahui filosofi dari permainan, agar orang tua tahu bahwa permainan yang dilalukan anak-anaknya punya pesan moral yang dekat dengan budaya kita, budaya Indonesia.
“Harapannya ketika sampai di rumah, orang tua bisa memaknai pesan dari permainan dan mampu membangun pondasi mengenai komunikasi dalam keluarga,” tutur pria yang akrab disapa Cak Mus ini.
Litania Utami, Marketing Communications dan Public Relations Morazen Surabaya menegaskan bahwa dalam menyambut Earth Hour tahun ini, Hotel Morazen Surabaya berusaha tidak hanya menekankan pentingnya pelestarian lingkungan, tetapi juga untuk membawa kembali nilai-nilai tradisional yang mungkin terlupakan.
“Kami juga turut berkontribusi mematikan lampu serta alat elektronik yang tidak diperlukan pukul 20.30 sampai 21.30 di area lobi dan outdoor hotel,” paparnya.
















