
kiri ke kanan] Christopher Djadja CEO & Co Founder Aura Esport, Co-CEO Team Liquid, Victor Goossen, Co-CEO Team Liquid Steve Arhancet, Daniel Santoso CBO & Co Founder Aura Esport.
Terakhir, adanya komitmen bersama untuk mencapai keunggulan, inovasi, dan pertumbuhan berkelanjutan dalam e-sports sehingga dapat membentuk fondasi yang kuat dalam kemitraan ini dengan menyelaraskan nilai-nilai dan tujuan secara mulus.
Hal ini sesuai pandangan Team Liquid tentang Aura dan Echo. “Kami selalu mengagumi intensitas dan loyalitas penggemar di Indonesia dan Filipina, yang kami alami secara langsung di acara-acara e-sports sebelumnya. Ketika melihat peluang untuk memperkuat kehadiran kami di Asia Tenggara dengan tim-tim kompetitif yang luar biasa ini, kami yakin bahwa kami harus melakukannya dengan organisasi yang dibangun dengan nilai dan filosofi yang sama seperti kami. Kami menemukan mitra tersebut di staf dan penggemar Aura dan Echo,” kata Victor Goossens, Co-CEO Team Liquid.
Tim Mobile Legends: Bang Bang Aura E-Sports dan Echo, yang saat ini berkompetisi di MPL Indonesia dan MPL Filipina, adalah permata dari akuisisi ini. Aura dan Echo menduduki peringkat sebagai organisasi e-sports ke-6 yang paling banyak ditonton secara global di sepanjang tahun 2023, dengan sebagian besar penontonnya berasal dari MLBB, menurut Esports Charts.
Team Liquid, yang sudah menjadi organisasi ke-4 yang paling banyak ditonton pada tahun 2023, siap untuk mengklaim kembali posisinya.
Strategi Jangka Panjang
Akuisisi ini selaras dengan visi Aura dan Echo untuk menjadi pemimpin di dunia e-sports. Dengan memperluas kualitas operasional dan cakupan, Aura dan Echo percaya bahwa mereka dapat memanfaatkan sumber daya gabungan untuk inovasi, pengembangan bakat, dan ekspansi pasar.
Misi bersama mereka adalah untuk meningkatkan standar esports secara global. */ana
















