
Ke depannya Cak Eri akan menjadikan eks lokalisasi Moroseneng sebagai salah satu kampung wisata di Kota Pahlawan.
“Bukan di sini saja (Klakah Rejo RW IX) yang dibenahi. Tetapi juga di wilayah Sememi, di Sememi sudah ada yang dijadikan kantor MUI dan lainnya. Ini akan dijadikan kampung wisata, saya juga menyiapkan tempat untuk penayangan film yang akan dikelola Karang Taruna, filmnya akan menunjukkan daerah Klakah sekarang dan dulu,” urainya.
Semua Bergerak
Cak Eri juga mengapresiasi keterlibatan warga dalam pembangunan Gedung Serbaguna dan Fasum, sehingga semuanya bisa diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan.
“Ini pembangunannya dimulai 16 Februari 2024 lalu. Semua ini karena Pak Lurah dan warganya bergerak bersama-sama. Kita juga bergerak di Sememi, supaya bisa menjadi kampung wisata dan menggerakan ekonominya,” tandas Cak Eri.
Sementara itu, Zakary Antoni, Ketua Karang Taruna Kecamatan Benowo mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya untuk merubah wajah eks lokalisasi Moroseneng.
“Ini sangat luar biasa karena bangunan yang awalnya rungsep dan tidak terurus selama delapan tahun bisa menjadi lapangan futsal, lapangan badminton dan gedung serbaguna seperti sekarang,” paparnya.
Selain itu, Zakary menyatakan bahwa fasum yang ada saat ini akan dikelola oleh Karang Taruna. “Seperti rumah batik atau kafe itu akan dikelola Karang Taruna. Mereka juga anak-anak dari bekas pekerja malam. Jadi ini bisa membantu ekonomi mereka dan orang tuanya,” pungkasnya. wid
















