Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Judi Online di Kalangan ASN dan Pelajar

0
1131

Dalam pelaksanaannya, kata Fikser, akan dilakukan bekerjasama dengan guru Bimbingan Konseling (BK) dan relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengedukasi para siswa tentang penggunaan gawai yang baik dan benar.

“Kami akan turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan gadget yang sehat dan pemanfaatan internet yang baik. Ini termasuk edukasi mengenai bahaya game yang mengarah pada perjudian, prostitusi, atau pornografi,” ujar Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini.

Tidak hanya siswa SD dan SMP, Pemkot Surabaya juga berencana menyasar pelajar di tingkat SMA/SMK. Dia menyatakan, akan menjalin komunikasi dengan Diskominfo Provinsi Jawa Timur dalam mencegah judi online di kalangan pelajar SMA/SMK.

“Kalau SMA/SMK kami bangun komunikasi dengan Diskominfo Provinsi, khususnya untuk penanganan di Surabaya. Nah, beliau (Wali Kota Eri Cahyadi) lagi buatkan semacam formula yang nanti kami turun bersama. Tapi kalau di SMP dan kelas 6 SD, kami jalan,” ungkap pria asal Kota Serui, Papua tersebut.

Adapun sosialisasi pencegahan judi online kepada para pelajar, akan dilakukannya setelah masa libur sekolah berakhir. Termasuk sosialisasi di dalamnya pihaknya akan memberikan edukasi kepada para pelajar tentang pemanfaatan gadget dan internet yang sehat.

“Jadi kami sampaikan bagaimana memanfaatkan internet, tapi dengan gaya yang tidak kaku dengan melibatkan relawan TIK. Jadi lebih kepada pemanfaatan internet sehat, pemanfaatan teknologi untuk sekolah, pendidikan mereka atau informasi yang mereka bisa dapat,” tuturnya.

1 2 3

Comments are closed.