
Menara Pusat Kerajaan Riyadh
Kunjungan serasa tidak lengkap tanpa mampir ke ‘Paradise of Readers,’ perpustakaan megah dengan koleksi lebih dari 300.000 buku dalam bahasa Inggris dan Arab.
Di lantai empat terdapat beberapa ruangan untuk membaca atau bekerja, serta kafe yang nyaman. Selain itu, ada galeri seni dan ‘Ideas Lab’ yang interaktif dan impresif. Pengunjung bisa mengikuti workshop, menjelajahi perpustakaan, bahan menggunakan printer 3D, dan ada ruang untuk diskusi dan berkolaborasi.
- Rumah Nassif, Jeddah
Terletak di kota pesisir kosmopolitan Saudi, Rumah Nassif di Al-Balad, Jeddah, adalah kediaman bersejarah yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Dibangun antara tahun 1872 dan 1881 untuk gubernur Jeddah saat itu, Sheikh Umar Effendi al-Nassif, rumah ini terkenal dengan desain uniknya dan menghadap ke sebuah alun-alun dengan pohon neem langka, mendapat julukan ‘Rumah dengan Pohon’.
Dirancang oleh arsitek Turki, rumah ini memiliki lantai dasar yang ditinggikan dengan tempat penampungan air hujan, lukisan dinding, ukiran kayu, dan bay window yang menawan dari kayu jati Jawa.
Pernah menjadi tempat tinggal utama Raja Abdul Aziz Ibn Saud, bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Saudi pada tahun 1975 dan kini diubah menjadi pusat budaya Jeddah.
Jeddah, sebagai gerbang menuju Makkah di pesisir Laut Merah, telah menjadi rumah bagi orang-orang dari berbagai latar belakang selama bertahun-tahun. Kota ini berkembang pesat dengan seni dan kreasi kulinernya, menawarkan pasar-pasar kuno yang hidup dan acara budaya yang berlangsung sepanjang tahun.

















