Berawal dari Manual, Bank Sampah Digital Bunda Rossa Beralih ke Pengelolaan Barang Rongsokan Berbasis Aplikasi

0
1047


Begitu pula untuk botol akan diolah menjadi barang yang sama di pabrik. “Karena itu barang-barang ini dapat harga tinggi,” imbuh Windi.

Bank Sampah Digital Bunda Rossa yang sudah bergerak sejak dua tahun silam ini, lanjut Windi, awalnya sama seperti bank sampah konvensional lainnya. “Awalnya kami lakukan manual seperti bank sampah lain, ada gudang, ada tandon. Tetapi dalam perjalannya, sistem ini ternyata agak ruwet,” cetusnya.

Butuh proses berhari-hari untuk mengetahui harga barang yang sudah dikumpulkan. “Itu pun setelah barang rongsokannya yang disimpan di gudang laku dulu,” urainya.

Bank Sampah Digital Bunda Rossa kemudian belajar Bali. “Di sana ada bank sampah digital berbasis aplikasi,” tandasnya.

Dengan menggunakan aplikasi semua menjadi mudah. Nasabah akan mengetahui hasil setorannya pada hari yang sama. “Hari ini setor saat itu juga diketahui hasil setorannya. Sistem ini juga tidak memerlukan gudang. One day service, langsung diambil oleh pengepulnya,” beber Windi.

Kemudahan sistem bank sampah digital ini pula yang kemudian ditularkan Windi dan kawan-kawannya ke tetangga dan mengajaknya membuka bank sampah. Saat ini Bank Sampah Digital Bunda Rossa yang berpusat di Taman Surya Kencana Desa Grogol Kecamatan Tulangan Sidoarjo sudah memiliki 43 cabang. ap

 

1 2

Comments are closed.