
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pengetahuan berharga dari sejumlah narasumber ahli. Materi mengenai sertifikasi halal disampaikan oleh Prof Setiyo Gunawan. Sedangkan, untuk aspek UMKM dan industri, disampaikan oleh Ali Affandi La Nyalla, Ketua KADIN Surabaya.
“Serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya yang menjelaskan mengenai NIB berbasis risiko, dan materi mengenai izin edar PIRT dan standar kebersihan disampaikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Riva Siregar, Ketua Surabaya Halal Festival 2024 menambahkan, untuk materi lainnya disampaikan oleh Prof Suparto Wijoyo, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengenai halal untuk kesehatan jasmani dan rohani.
Pemateri selanjutnya, Ita Kurniawati menyampaikan tentang penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB). Sedangkan, materi terkait dengan informasi nilai gizi dan standar operasional prosedur sanitasi (SSOP) disampaikan oleh Drh Ratni Ernita.
“Materi perihal kemasan, label dan iklan pangan disampaikan oleh Sayatman, Desain Komunikasi Visual ITS. Serta, pemasaran digital dan sosial media diberikan oleh Lufi Diah Pratiwi,” katanya.
Riva Siregar mengatakan, acara puncak Surabaya Halal Festival pada 21-23 Agustus 2024, terdapat berbagai macam kegiatan yang menarik. Seperti talk show, business matching, workshop dan coaching clinic, lomba-lomba, serta pameran yang menarik.
















