
Habib Husein bin Ja’far Al Hadar tampil sebagai pembicara di acara Doa Akbar Pejuang Dua Garis ‘Ikhtiar Menanti Hadirnya Buah Hati’ yang digelar Asha IVF Indonesia di Masjid Agung Al Akbar Surabaya, Minggu (4/8/2024).
Ketika ditemui media di tengah jeda acara, Habib Husein mengakui bahwa memiliki putra putri adalah salah satu cita-cita setiap keluarga. “Tetapi, usaha (melalui bantuan medis) saja tidak cukup. Selain berikan edukasi usaha yang dapat dilakukan melalui cara medis tim dokter Asha IVF, di sini kita kumpul untuk berdoa bersama,” cetusnya.
Disamping menekankan pentingnya berusaha dan berdoa, Habib Husein juga berpesan agar siapa pun tetap mengingat bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat sosial yang harus berada di titik objektif.
“Kita memang tidak bisa abai kepada kelangsungan hidup sebagai manusia. Namun, kita tidak bisa sekadar punya anak tanpa mempertimbangkan bagaimana pola asuh,” imbuhnya.
Penulis di sejumlah media ini mengatakan pentingnya pasangan mempersiapkan finansial, mental, dan kesehatan sepenuhnya jika benar-benar berharap mendapatkan buah hati. “Dan situasi ini yang paling tahu adalah pasangan itu sendiri,” pungkasnya.
Kondisi Psikologis
Ditemui di tempat yang sama, Dr dr Amang Surya Priyanto SpOG F-Mas, Founder Asha IVF Indonesia menyatakan bahwa penyebab gangguan kesuburan pada pasangan suami istri tidak hanya dari penyakit yang dimiliki, tetapi semangat dan juga kondisi psikologisnya.
“Teknologi (kedokteran) hanya membantu sebagian dari apa yang bisa kita upayakan. Ada hal di luar medis yang tidak bisa kita lakukan. Dan sebagian besar lainnya itu karena Illahi,” ucapnya.
















