Cegah Luapan Limbah Kain, ISIK Getol Kampanye Olah Kain Bekas Jadi Batik Bernilai Ekonomi

0
1531


Untuk membantu pemasaran, Prita menegaskan, kreasi anggota ISIK ini akan dipajang di gerai yang ada di sejumlah hotel.

“Kami juga ajarkan pemasaran melalui Marketplace,” tandasnya.

Kampanye penggunaan kain bekas tersebut, diakui Prita dalam upaya mengurangi limbah kain yang makin meresahkan.

“Kain ini limbah kedua yang susah diuraikan setelah plastik. Dan jika dikumpulkan, dalam setahun sampah kain di dunia bisa menutup kota Surabaya 121 kali!” cetusnya.

Karena itu, Prita melalui ISIK gencar mensosialisasikan gerakan ‘Stop Sampah’. “Baju-baju bekas bisa diolah jadi baju baru. Ini efisien untuk mencegah limbah kain,” pesannya.

Lebih lanjut Prita menyatakan, batik kreasi anggota ISIK menggunakan label ‘Love Suroboyo’ yang sudah didaftarkan legalitasnya sejak Oktober 2022. “Tetapi di setiap titik lokasi (kecamatan) bisa berbeda motif,” tuturnya.

1 2 3

Comments are closed.