Cegah Luapan Limbah Kain, ISIK Getol Kampanye Olah Kain Bekas Jadi Batik Bernilai Ekonomi

0
1532


Di Mulyorejo misalnya. “Di sana ada Kampung Anggur. Jadi batiknya menggunakan motif anggur. Ada pula motif semanggi. Tetapi benang merahnya adalah motif ‘love’,” ungkap Prita.

Untuk warna pun beraneka. Ada warna hijau, kuning, dan pink.

“Semua prosesnya adalah batik tulis. Kami pertahankan tradisi batik tulis. Prosesnya memang agak lama. Karena itu butuh ketelatenan,” paparnya.

Aktivitas yang dilakukan bersama komunitas ISIK ini, diharapkan bisa mendorong wanita Indonesia bisa membatik. “Minimal paham proses membatik. Cita-cita saya, batik benar-benar jadi milik Indonesia,” ucapnya. ap

1 2 3

Comments are closed.