
Tony Wenas (tengah) bersama para penyanyi dan musisi yang akan tampil di The Piano Man,

Tony Wenas dan Dwiki Dharmawan
Komposisi lain yang akan disuguhkan untuk penikmat musik Kota Surabaya adalah ‘Hasrat & Cita’ (Fariz RM), ‘Lensa Kamar Putih’ (Symphony), ‘Kala Surya Tenggelam’, ‘Galih & Ratna’, serta belasan lagu lainnya.
“Konsep acara di Surabaya, relatif sama dengan konser di Jakarta. Kini persiapannya semakin matang, dan siap menghipnotis penikmat musik di Surabaya,” ungkap Hendra Sinadia, Koordinator Pelaksana yang telah menyiapkan dengan matang konser spektakuler ini bersama Tim PAPPRI Live.
Jika pada konser yang pertama di Jakarta, Fariz RM tak bisa tampil, maka dalam konser episode kedua The Piano Man di Surabaya, Fariz RM bakal menggetarkan panggung The Piano Man.
“Alhamdulillah akhirnya saya bisa sepanggung lagi dengan Tony Wenas, setelah sekian lama. Terima kasih PAPPRI yang menggelar acara hebat ini. Semoga kami bisa menghibur penggemar kami di Surabaya,” tutur Fariz RM yang sejak awal kariernya telah membangun kerjasama musikalnya dengan Tony Wenas.
Saat jumpa pers di sebuah hotel di pusat Kota Surabaya, Jumat (18/10/2024), konser The Piano Man –baik di Jakarta maupun di Surabaya—tak semata sebuah pertunjukan musik. Tujuan lain dari konser musik itu adalah menghimpun dana yang selanjutnya disumbangkan untuk 220 pekerja musik yang berada dalam naungan DPD PAPPRI di 22 provinsi.
“Ini salah satu peran penting PAPPRI dalam rangka menghidupkan ekosistem industri musik di Indonesia yang lebih produktif,” ungkap Tony Wenas, sang pianis sekaligus vokalis di konser akbar tersebut.
















