
PT Frisian Flag Indonesia bekerja sama dengan Koperasi SAE Pujon mendirikan Milk Collection Center di Pujon, Malang. (foto: IST)
Drs HM Sanusi MM, Bupati Malang mengapresiasi kolaborasi FFI dengan pemerintah, koperasi, dan industri yang dinilai berkontribusi besar terhadap kesejahteraan petani dan industri susu perah yang berkelanjutan.
Menurut Sanusi, kolaborasi sinergis antara pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk pemberdayaan peternak sapi perah lokal untuk terciptanya produksi susu segar yang lebih berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan.
Di sisi lain, kolaborasi ini juga memberikan literasi mengenai kebaikan susu untuk semua lapisan masyarakat. “Kolaborasi FFI dan Koperasi SAE Pujon dalam pendirian fasilitas MCC ini akan mendukung peternak meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi susu segar mereka dan pada akhirnya ikut membantu mendukung program peningkatan status gizi nasional,” ujar Sanusi.
Prevalensi Stunting di Indonesia
Seperti diketahui, berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2022, prevalensi stunting di Indonesia sudah berada di angka 21,6 persen. Studi SEANUTS II yang diprakarsai FrieslandCampina bekerja sama dengan Universitas Indonesia mendapati triple burden malnutrition dialami oleh anak-anak Indonesia, yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan kekurangan mikronutrien.
Prevalensi stunting pada anak di bawah usia lima tahun di wilayah Jawa-Sumatera mencapai 28,3 persen. Angka ini masih jauh dari target WHO sebesar 20 persen, dan target pemerintah 14 persen pada 2024.















