Anak Terpapar Pornografi? Asteria: Jangan Dimarahi, Lakukan Pendekatan dengan Cara Ini

iniSurabaya.com dan Forum Business Big Data dan NCCD menggelar seminar Smart Parents bertajuk 'Lindungi Anak dari Predator Online' di Excotel Design Hotel Surabaya,
iniSURABAYA.com – Dr Irwan Dwi Arianto MIkom, pakar komunikasi Big Data, dan Asteria Ratnawati SPsi Psikolog, Psikolog Perkembangan Anak dan Keluarga sepakat bahwa ancaman pornografi terhadap anak-anak melalui gawai perlu perhatian serius para orang tua.
Mengutip hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) KPPPA tahun 2021, Asteria memaparkan, sebesar 66,6 persen anak laki-laki dan 62,3 persen anak perempuan berusia 13-17 tahun di Indonesia terpapar pornografi secara daring.
Asteria juga mengungkap, dalam penelitian disrupting harm tahun 2022, ditemukan dua persen anak pengguna internet berusia 12-17 tahun di Indonesia adalah korban dari kasus-kasus serius eksploitasi dan pelecehan seksual daring.
Data lain menyebutkan, penelitian bersama Aliansi Down to Zero di tahun 2020 menemukan tiga dari 10 responden anak mengalami kejahatan dalam bentuk eksploitasi seksual anak di ranah daring.
Fakta data tersebut disampaikan Asteria di forum seminar Smart Parents bertajuk ‘Lindungi Anak dari Predator Online’ yang diselenggarakan iniSurabaya.com bekerjasama dengan Forum Business Big Data di Excotel Design Hotel Surabaya, Sabtu (11/1/2025).
















