Dipicu Rendahnya Pembatalan Reservasi, Tarif Harian Rata-rata Hotel di Indonesia Naik Lebih dari IDR 150.000 di 2024

ILUSTRASI : Wisatawan internasional tetap kuat, dengan 55 persen tamu berasal dari luar negeri. (foto: IST)
Temuan lainnya dari laporan SiteMinder menunjukkan bahwa:
- Properti di Indonesia memiliki tingkat pembatalan pemesanan terendah di dunia pada 2024, yaitu hanya 12 persen–delapan poin di bawah rata-rata global.
- Singkatnya, pemesanan reservasi dalam menit-menit akhir sebelum check-in tercatat lebih mahal, dengan 90 persen pemesanan untuk satu atau dua malam, menempatkan Indonesia pada posisi ketiga di Asia untuk tren ini, setelah Malaysia dan Taiwan.
Booking window di Indonesia juga 11 hari lebih pendek dibandingkan rata-rata global, yaitu 21 hari. - Permintaan dari wisatawan internasional tetap kuat, dengan 55 persen tamu berasal dari luar negeri.
Rio Ricaro, Country Manager untuk SiteMinder di Indonesia mengatakan, peningkatan tarif rata-rata yang stabil sepanjang tahun 2024 menunjukkan permintaan yang kuat dan berkelanjutan terhadap kekayaan budaya yang unik, keindahan alam, dan pengalaman beragam di Indonesia, didukung tingkat pembatalan yang sangat rendah secara global.
Tren ini mencerminkan pasar hotel lokal yang berkembang pesat dan kompetitif. “Namun, variasi harga yang minim di sepanjang hari dalam seminggu memberikan peluang jelas bagi para pelaku bisnis perhotelan untuk mengadopsi strategi penetapan harga yang lebih dinamis, guna memastikan bahwa periode pertumbuhan ini dapat dimaksimalkan sepenuhnya,” ujarnya.
















