
Akibatan tabrak lari di kawasan Jl Diponegoro Surabaya, seorang ibu tidak tertolong dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. (foto: IG @info.suroboyoan)
Namun, keterlambatan penanganan membuat nyawa ibunya tidak terselamatkan. “Kami sangat prihatin mendengar kesulitan keluarga korban dalam mendapatkan bantuan. Ini menunjukkan ada celah besar dalam sistem kita,” ujar Kahfi.
Menurutnya, Pemkot Surabaya harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan darurat ini. Selain memperbaiki sistem, penambahan personel juga dinilai sangat diperlukan agar layanan benar-benar dapat siaga 24 jam tanpa terkendala.
“Sistem harus dibenahi. Dan personel kalau dirasa kurang perlu ditambah untuk setiap saat siap siaga,” tandasnya.
Kahfi juga meminta tindakan tegas terhadap pelaku balap liar yang menjadi penyebab utama insiden ini. Dia menyoroti balap liar tidak hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga masyarakat umum yang menjadi korban.
“Ini bukan hanya soal layanan darurat, tapi juga soal ketertiban dan keselamatan masyarakat. Balap liar harus dihentikan karena sudah memakan korban jiwa,” cetusnya.















