Pemprov Jatim Buka Peluang Kerjasama Jatim Bejo dengan Marketplace, Arif Endro Utomo: Makin Banyak Pilihan Barang Makin Baik

0
1377

iniSURABAYA.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur meyakini tidak memengaruhi transaksi pembelanjaan kebutuhan melalui Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo).

Arif Endro Utomo, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur bahkan meyakini ada kenaikan transaksi. “Kemungkinan ada kenaikan sekitar 10-20 persen dari tahun sebelumnya,” ungkapnya, Senin (24/2/2025).

Pernyataan tersebut dilontarkan Arif usai peresmian kerjasama Pemprov Jawa Timur dengan Toko Ladang di Leedon Hotel & Suites Surabaya. “Belum kami hitung berapa potensinya. Tetapi mudah-mudahan ada kenaikan signifikan. Hari ini saja sudah ada 49.000 transaksi,” paparnya.

Arif mengaku 60 persen kebutuhan operasional Pemprov Jatim diperoleh melalui transaksi melalui e-commerce. Selain ATK yang mendominasi transaksi, produk kebutuhan lainnya yaitu alat elektronik, makan minum, serta produk pertanian seperti pupuk dan sejenisnya.

“Hampir semua kebutuhan di Pemprov juga di kabupaten/kota diperoleh melalui e-commerce, termasuk alat-alat Kesehatan,” urainya.

1 2 3

Comments are closed.