
iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya menyeleksi 24 pelamar untuk mengisi tiga posisi Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS). Seleksi tidak hanya mempertimbangkan kemampuan manajerial dan bisnis, tetapi juga pemahaman terhadap konservasi serta komitmen terhadap kesejahteraan satwa.
Syamsul Hariadi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya mengatakan pengelolaan KBS memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha pada umumnya.
Karena itu, direksi yang terpilih harus mampu menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus menjalankan fungsi konservasi, edukasi, sosial, dan lingkungan.
“Pengelolaan KBS memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha pada umumnya. Karena itu, kami membutuhkan direksi yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap satwa liar serta memahami aspek konservasi,” kata Syamsul, Selasa (4/8/2026).
Proses penjaringan dan pendaftaran calon direksi berlangsung pada 13–31 Juli 2026. Dari 24 pelamar, delapan orang mendaftar untuk posisi direktur utama, 11 orang untuk direktur operasional dan umum, serta lima orang untuk direktur keuangan dan SDM.
















