Pemprov Jatim Buka Peluang Kerjasama Jatim Bejo dengan Marketplace, Arif Endro Utomo: Makin Banyak Pilihan Barang Makin Baik

Nur Hidayati, Dirut Toko Ladang menyerahkan suvenir kepada Arif Endro Utomo, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur, menandai kerjasama toko daring tersebut dengan Pemprov Jatim.
Dia menambahkan, sekitar 40 persen lainnya adalah kebutuhan yang berkaitan dengan konstruksi yang diperlukan OPD. “Tetapi sekarang kan e-commerce juga sudah menawarkan (konstruksi) itu.
Disinggung mengenai nilai transaksi pada tahun 2024, Arif menyatakan mencapai Rp 633 miliar. “Peningkatan itu sangat dimungkinkan dengan penambahan belanja konstruksi yang sebelumnya tidak dilakukan dengan marketplace ini,” tegasnya.
Arif menyatakan bahwa Toko Ladang merupakan marketplace ke-lima yang bergabung ke dalam Jatim Bejo. “Kalau ada marketplace lain yang mau bergabung silakan. Pemprov terbuka untuk itu,” cetusnya.
Dia menekankan siap menerima kehadiran marketplace baru sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. “Jadi tidak terbatas di lima ini. Semakin banyak (marketplace) semakin bagus, karena semakin banyak pilihan barangnya,” tutur Arif.
Ditemui di tempat yang sama, Nur Hidayati, Direktur Utama PT Ladang Karya Husada mengatakan, saat ini ada sekitar 15.000 pelaku UMKM di Jatim yang bergabung di toko daring tersebut.
















