
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir pengembangan objek wisata di kota Surabaya tampak masif sehingga makin menambah daya tarik wisatawan. (foto: dok Humas Pemkot Surabaya)
iniSURABAYA.com – Menjelang libur IdulFitri 1446 Hijriah tahun 2025, Kota Surabaya didorong agar memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan dan mempromosikan pariwisatanya sebagai destinasi urban tourism.
Menurut Andri Ariyanto, pengamat kebijakan publik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, tradisi mudik Lebaran yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia merupakan momen tepat untuk meningkatkan perekonomian lokal dan mengembangkan pariwisata.
“Pascapandemi, peningkatan pergerakan masyarakat untuk mudik dan berwisata di momen Lebaran terus meningkat. Ditambah libur cuti bersama yang panjang, ini merupakan potensi besar untuk perputaran ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Andri Ariyanto.
Andri menambahkan, Kota Surabaya dalam beberapa tahun terakhir telah membangun pusat-pusat pariwisata baru, baik yang artifisial, sumber daya alam, maupun heritage, sehingga memiliki peluang besar untuk memperkenalkan diri sebagai destinasi urban tourism.
“Urban tourism sendiri merujuk pada jenis pariwisata yang fokus pada kunjungan ke kota-kota besar dan pusat-pusat urban, dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan kebudayaan, sejarah, hiburan, belanja, dan kuliner kota,” kata dia.
















